Seorang Ibu Histeris, Temukan Dua Anaknya Tak Bernyawa Mengapung Di Parit

Image
Tuesday, 16 January 2018 | 11:20:13 WIB

Pasir Pengaraian (nusapos.com)-Dengan histeris dibarengi isak tangis, seorang ibu di Kecamatan Tambusai Utara, Kabupaten Rokan Hulu (Rohul) membopong kedua anaknya dari dalam parit yang terletak di samping rumahnya.

Rofida Anum (42) membopong kedua putranya, Yudha aliando Fitrah (5) dan adiknya Ananda Rezky Arby (3). Keduanya ditemukan tewas mengapung di parit di samping kanan rumahnya di Dusun Perladangan, Desa Tambusai Utara, Kecamatan Tambusai Utara, Senin (15/1) sekira pukul 12.30 WIB siang.

Berdasarkan rilis yang diterima dari Humas Polres Rohul, kedua anak yang menjadi korban ditemukan dalam kondisi tak bernyawa oleh ibunya Rofida Anum di parit dengan kedalaman sekitar 1,5 meter, bekas genangan air hujan di samping kanan rumahnya.

Pengakuan ibu korban Rofida, Senin siang itu, Rofida mencari kedua anaknya di dalam rumah, untuk menyuruh tidur siang. Namun keduanya tidak ditemukan. Kemudian Rofida mencari keluar rumah termasuk sekeliling pekarangan rumah. 

Tidak jauh parit yang digenangi air, lebih kurang seukuran dada orang dewasa itu, yang terletak sekitar 30 meter dari rumahnya, Rofida melihat sendal dan mainan anaknya. Lalu ia berfikir bahwa anaknya tidak jauh dari lokasi itu.

Sesampainya di parit yang dimaksud, alangkah kagetnya Rofida melihat kedua anaknya mengapung dan dalam kondisi tidak bernyawa di parit itu. Rofida histeris dan hampir tidak bisa menggerakkan badan karena melihat kedua anaknya yang telah tiada itu.

Sambil menangis, Rofida berteriak serta minta tolong kepada warga sekitar. Teriakan minta tolong dari Rofida akhirnya terdengar oleh Idris dan Supri. Keduanya segera menghampiri Rofida.

"Bersama kedua orang saksi, Ibu korban mengangkat kedua jenazah anaknya itu. Kemudian memberitahukan ke Mapolsek Tambusai Utara,"kata Kapolres Rohul AKP Yusup Rahmanto melalui Paur Humas Ipda Suheri, Senin sore.

Hanya berselang beberapa menit, Kapolsek Tambusai Utara AKP Fauzi dan beberapa anggota tiba di lokasi. Di lokasi kejadian, petugas memasang garis polisi. Kemudian menyarankan kepada keluarga, agar kedua korban dilakukan otopsi.

"Namun orangtua korban menolak untuk dilakukan otopsi. Kedua korban dikebumikan di tempat pemakaman umum Desa setempat,"tutup Suheri. 


Sumber : Humas Polres Rohul

Laporan : Sugiyanto/amn

Editor : Red


loading...
Post
rohul
Post
Adv Pemprov Riau
Post
rohul
Post
rohul